Selasa, 13 September 2011

Akhirnya Terbuka Juga..... Legaaaaa......


dear God...
thank's alot for all ur  mirracle of me....
Rudie Aprilio he's one can make me smiling again after he success open my blog....
thank's Rudie....
^_^
 

Selasa, 12 Juli 2011

MEMULAI HIDUP BARU DENGAN HARAPAN BARU


Iring – iringan manten pihak calon suami datang tepat pukul 07.00 WIB, rasa deg – degan semakin berkecamuk manakala Aku masih duduk manis di kamarku sendiri yang sudah disulap bak kamar ratu dengan hiasan kelambu berwarna krem, 3 pot besar bunga sedap malam dan aneka bunga mati yang menggantung di sudut kamarku. Aku yang sudah cantik dengan poles riasan Ibu Rifa’ i, menanti proses ijab kabul oleh penghulu Kelurahan Sukabumi.

Menanti datangnya sang penghulu kurang lebih 30 menit, nyanyian shalawatan dari soundsystem depan rumah menambah suasana haru dan bahagia yang tak terkira saat itu dimatikan. Berganti dengan suara sang penghulu membuka acara terlebih dahulu dengan mukadimah dan prakata ceramahnya, tibalah pukul 08.00 WIB sesuai dengan jam yang ada di undagan Walimatul Ursy segera dilaksanakan. Bertempat di rumah ayahku Jl. Seruni IV / 3 Probolinggo, calon suamiku duduk berhadapan dengan sang penghulu wali nikah (ayahku), dan 2 orang saksi. Para undangan yang datang  saat itu diam, hening dan senyap. Alhamdulillah... proses ijab hanya berlangsung 1 kali dan hasilnya SAH yang dinyatakan oleh saksi. Doa telah selesai dibacakan oleh penghulu dan kuusapkan kedua tanganku berucap syukur “Alhamdulillah”....

Tibalah Aku yang dijemput oleh mama dan ibu mertua, keluar dari kamar Aku disambut dan bersalaman dengan sanak keluarga, teman kerabat dan sahabat. Tanda tangan buku nikah kami lakukan berdua, Akupun mencium tangan suamiku dan suamiku mencium keningku dihadapan para undangan,,, MALU??? Pastilah tapi kebahagiaanku itu tidak kalah dengan perasaan lega. Kebahagiaanku bertambah manakala melihat dua orang wajah sahabat sejati yang tak pernah mati sekalipun yakni Irma Suryani, SE. Dia adalah sahabat semasa SMA dahulu dan yang tak ketinggalan juga datangnya sahabat suami tercinta yakni Ervan Afrizal, ST  menyempatkan diri datang jauh – jauh dari Jakarta hanya demi melihat sahabat terbaiknya menikah saat itu.

Moment itulah yang tak lupa kulewatkan untuk berfoto ria dengan orang – orang spesial, mulai dari sanak saudara, kerabat dan sahabat suami hingga sanak saudara, kerabat dan sahabat dari pihakku. Terima kasih bapak dan mama yang telah menghantarkanku menjadi anak dewasa yang kini kau lepas guna menjadi istri. Sungguh pengorbananmu sangat luar biasa. Tak pernah sedikitpun aku membuat hatimu hancur, menjadi anak yang penurut dan bisa kamu andalkan adalah impianku selama ini dan selamanya.

Kini aku resmi menyandang status baru sebagai istri Wahyudi dan berhak dipanggil Ibu Wahyudi disaat Aku bertemu dengan orang – orang baru maupun orang – orang lama yang menyapaku di luar sana. Tak kusangka semuanya berjalan dengan baik dan lancar hingga akhirnya Aku memutuskan Harapan Baruku dengannya, bahagia sampai kakek nenek dan maut memisahkan.

Minggu, 22 Mei 2011

Aku Bisa

Aku Bisa

Mengahadapi pra wedding seperti saat – saat  ini mulai Aku rasakan. Semua rasa asem, manis, asin berasa seperti permen nano – nano yang ku hisap setiap hari. Yah... kurang lebih 5 minggu lagi Aku akan melepas masa gadisku. Banyak orang bilang dengan nasehat bijaknya dan berkata “Jika nanti kamu berumah tangga, singkirkan egomu, sampingkan amarahmu, tepiskan rasa cemburumu, dan arungilah bahtera rumah tanggamu layaknya kamu berlayar di tengah lautan samudra nan luas dan tak berujung”, aku gelisah, aku takut, aku bergumam “Apa Aku bisa???”. Aku akan dilepas oleh orang tuaku untuk ikut dengan suami, ikut kemanapun suami melangkah dengan caranya dan pandangannya.

Kini dua hati akan menjadi satu, dua dunia akan bersatu juga dua cinta akan menjadi satu. Semakin mendekat hari H, Aku yakin bahwa apa yang ada diantara aku dengannya akan menjadi satu perasaan yakni “SATU CINTA”.

Katakan pada dunia, teriakkan pada semua “You’ ll never walk alone” selamanya Aku tidak akan berjalan sendiri, karena AKU BISA, AKU MAMPU dan AKU SANGGUP untuk itu.

Kamis, 19 Mei 2011

Kenali Diri

Dewi Yustise Maharani adalah putri kedua pasangan H. Edy Sutrisno, SH, M.Si. dan Hj. Rohaningsih, S.Sos. Memiliki dua orang adik, Tria Rosita Maharani dan Indra Wibowo keduanya saat ini sama – sama duduk di bangku SMAKota Probolinggo, serta seorang kakak laki-laki Eka Sarjono, alumnus mahasiswa jurusan Teknik Arsitektur UPN Veteran Jatim.

Penulis dilahirkan di Probolinggo, 25 Oktober 1986. Mengenyam pendidikan di Probolinggo, yaitu SDN Sukabumi VII (1993-1999), SMP Negeri 2 (1999-2002) merupakan SMP favorit lima besar di Probolinggo, SMA Negeri 2 (2002-2005) merupakan SMA favorit dan telah menyelesaikan Strata 1 jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UPN Veteran Jawa Timur (2005 - 2009).

Saat menjadi pelajar SMA Negeri 2 Probolinggo, kelas dua (2004), Penulis pernah memenangkan lomba bola voli antar SMA yang diselenggarakan oleh Walikota Cup bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo dan Djarum Super. Tim bola voli putri SMA Negeri 2 Probolinggo meraih juara 2 dibabak final setelah dikandaskan juara 1 SMA Negeri 4 Probolinggo. SMA Negeri 2 berhak mendapatkan hadiah senilai Rp 1.000.000,00 dan trofi.

Penulis mengusung motto “Hidup Penuh Kebersamaan” saat kelas 2 SMA sampai saat ini, karena dinilai pribadi manusia tidak dapat hidup sendiri tanpa adanya bantuan orang lain. Tidak menjadikan seseorang bersifat individual. Dengan adanya kebersamaan, hidup pun semakin penuh keakraban dan kekeluargaan.

Penulis berzodiak Scorpio, yang digambarkan seekor kalajengking ini adalah orang-orang tergolong disiplin, bekerja keras, tangguh, aktif, mudah bergaul dan setia dalam persahabatan.

Saat ini Penulis bekerja sebagai staf Olahraga pada Dinas Pemuda, Olahraga, Buadaya dan Priwisata Kota Probolinggo, sejak diterbitkannya SK Walikota per 1 Januari 2010 setelah lolos ujian tulis tes CPNS November 2009.

Penulis menjalani kisah cinta bersama Wahyudi, S.Sos yang mana dia merupakan kakak angkatan di jurusan yang sama. Wahyudi adalah anak kedua kelahiran dan asli Arek Suroboyo, 9 Mei 1985. Perkenalan dimulai ketika Penulis mengerjakan skripsi. Dengan bimbingan dan keuletan Wahyudi, bab 3 hingga bab 5 dapat diselesaikan Penulis dengan baik. Wahyudi yang selalu setia mendampingi Penulis di saat – saat masa sulit (skripsi), keberadaanya mampu menenangkan Penulis untuk melewatinya. Mulai hunting buku di Perpustakaan Umum Surabaya hingga Perpustakaan Kampus Unair dan UK. Petra adalah soboan favorit berdua, dan tak kalah seru dengan Taman Bungkul Surabaya tempat tongkrongan anak muda yang dilengkapi fasilitas free wifi  cocok untuk browsing – browsing bahan skripsi. Disana juga Penulis melewatkan waktu berfoto – foto ria, makan pecel semanggi, minum es jus jambu dan melihat anak – anak berskate board ria, anak – anak maen ketepeng, bermain busa sabun hingga bercengkrama di saat sore hingga menginjak malam waktu tiba.  

Kebersamaan kami tak hanya cukup sampai disini, ketika Penulis menghadapi sidang proposal hingga sidang lisanpun Wahyudi setia menemani guna menyuport dan mendoakan Penulis. Sampai pada  akhirnya Wisuda tepatnya 4 Juli 2009, kami dengan resmi berhak menyandang gelar Sarjana Sosial bersama. Orang tua kami bertemu pada saat itu dan mengukuhkan hubungan kami berdua pada Pertunangan, 7 Pebruari 2010.

Insya allah 4 Juli 2011, kami akan melangsungkan pernikahan. Dengan mengusung tema pernikahan “Jawa Modern”, ingin menjadikan moment bahagia itu satu - satunya yang berharga.
Gedung yang dipilih adalah Gedung Widya Harja, beralamatkan Jl. Panjaitan Probolinggo.
Catering Hj. Lila dipilih sebagai sumber menu masakan yang dipercayakan masyarakat Kota Probolinggo, karena enak dan berkualitas.
Berkat doa dan dukungan keluarga serta kerabat, semuanya dapat dimanage dengan maksimal. Mudah – mudahan Allah senantiasa bersama dengan hati orang – orang yang selalu beriman, yakni tak terkecuali pada diri Penulis. Amin…

“Hidup Penuh Kebersamaan”